Kepopuleran emulator android untuk PC atau laptop semakin hari semakin meningkat. Terutama bagi yang punya prinsip smartphone cukup satu tapi akun main game bisa lebih dari dua. Apalagi para penggemar game keluaran supercell seperti COC, Boom Beach, dan Clash Royale yang setidaknya butuh waktu ekstra untuk memainkannya sehingga pasti menginginkan akun bisa lebih dari dua.
Ada banyak emulator yang beredar saat ini. Mungkin yang paling banyak digunakan adalah keluaran dari Bluestack. Tapi sayangnya untuk versi gratisnya tidak mendukung multi account yang artinya bahwa game anda maksimal hanya ada dua akun yaitu satu di smartphone dan satunya lagi di PC atau laptop. Dari sekian banyak emulator android untuk PC atau laptop yang populer ada banyak juga yang gratisan tapi bisa multi account. Misalnya adalah Memu, Nox, Koplayer, dan sebagainya.
Masalah utama yang mungkin timbul setelah diinstal pada komputer atau laptop adalah ada atau tidak adanya dukungan akselerasi dari hardware yang tertanam di PC atau laptop. Akselerasi ini dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi agar lebih smooth dan tanpa hambatan. Hardware yang jadi fokus tentu saja adalah prosesor, kartu grafis, dan RAM itu sendiri. Untuk mendapatkan akselerasi dari prosesor setidaknya prosesor harus mendukung VT atau Vir-Tech. Akselerasi dari kartu grafis setidaknya harus mendukung OpenGL-2. Akselerasi dari RAM setidaknya cukup ruang sebesar settingan pada emulator yang diinstal, misal: settingan 1 Gb berarti RAM pada PC atau Laptop minimal 2 GB karena 1 GB atau lebih umumnya tepakai untuk software lain yang sedang jalan di komputer anda, sehingga semakin besar RAM maka semakin banyak ruang kosong untuk menjalankan aplikasi pada emulator android tersebut.
Apa yang terjadi seandainya prosesor tidak mendukung VT ? Jawabannya sederhana yaitu tidak adanya akselerasi dari prosesor. Artinya emulator akan menjalankan aplikasi tanpa akselerasi dari prosesor sehingga muncul yang namanya nge-lag, nge-hang, atau bahkan emulatornya itu sendiri gak bisa dibuka sama sekali atau istilahnya mengalami stuck before 100% loading. Error seperti ini umumnya disebut sebagai Virtual Machine Error.
Bagaimana kalau kartu grafis tidak mendukung minimal OpenGL-2 ? Kalau ini terjadi sebaiknya update dulu aja driver VGA-nya dengan yang terbaru. Kalau tidak ada driver update-nya lagi mendingan gak usah dipaksain instal emulator androidnya, kasian laptopnya dipaksa bekerja sangat ekstra keras untuk akselerasi proses rendering gambarnya sehingga gambar terlihat banyak kisi-kisi atau kotak-kotak atau pecah-pecah atau bahkan menjadi blank berwarna hitam sebagian atau seluruhnya. Error seperti ini umumnya disebut sebagai Roll Back Your Graphic.
Kalau uang kita banyak mungkin bisa membeli PC atau laptop sesuai spesifikasi teknis yang direkomendasikan oleh pengembang emulator android tersebut. Tapi kalau uang kita terbatas sebaiknya optimalkan lagi aja PC atau laptop jadul kesayangan tercinta selamanya.
Untuk menjalankan emulator android minimalnya PC atau laptop bisa menjalakan secara virtual atau dijadikan sebagai virtual machine. Gak perlu instal Vbox atau VM untuk menginstal emulator ini. Yang penting, untuk OS Windows, pastikan update dulu OS-nya lalu pastikan terinstal .Net Framework 4 dan 4.5 sebagai dasar untuk virtualisasi di komputer sehingga sistem jaringan dalam komputer (networking) terhindar dari conflict of resources antar 2 OS (Windows dengan Android misalnya).